ALKITAB

Lembaga Alkitab Indonesia selalu mendukung kebutuhan rohani anda, termasuk di dalam pembacaan Alkitab digital maupun harian. Mari bersama menumbuhkan iman kita kepada Tuhan.

Menerima Nasihat dengan Hati yang Lapang

Menerima Nasihat dengan Hati yang Lapang

1 Timotius 1:5-11, BIMK

Memberikan nasihat kepada orang lain, bahkan kepada orang terdekat kita seperti suami, istri, anak-anak, orang tua terkadang bukan perkara mudah. Manusia umumnya mempunyai sifat defensive yakni bertahan pada pendiriannya. Manusia merasa dirinya yang paling benar sehingga tidak mudah 

menerima nasihat dari orang lain.

Anak kecil pun terkadang tidak mau mendengar apa kata orang tuanya, terkadang mereka malah melakukan apa yang dilarang orangtuanya, contoh jangan naik tangga ya sayang kalaa tidak ada 
yang menemani, tapi rasa ingin tahu yang besar pada anak-anak membuat ia ingin naik tangga sendiri tanpa dibantu. Meski kadang akhirnya ia jatuh dan menangis, itu resiko yang harus dia tanggung karena tidak mendengar apa kata orangtuanya.

Proses belajar sendiri memang terkadang menyenangkan tapi kadang juga menyakitkan, maka tidak ada salahnya kita mendengar nasihat orang lain dengan hati yang lapang mungkin salah satu cara 
belajar yang murah bahkan gratis. Orang tua sebagai orang pertama yang sangat dekat dengan kita  lmungkin orang yang paling sering memberi nasihat pada kita.

Nasihat yang tak lekang oleh waktu adalah Firman Tuhan, sering membaca dan merenungkan Firman Tuhan sangat menolong kita dalam menjalani kehidupan yang penuh tantangan. Pengaruh sosial 
media sudah sangat mempengaruhi cara pandang orang muda saat ini, untuk itu anak-anak Tuhan perlu 
menyediakan waktu untuk belajar dan merenungkan Firman Tuhan supaya tidak terjerat oleh ajaran-
ajaran yang sesat yang akan merusak mental dan pergaulan sosial.

Memang di masa pandemi kita diharuskan untuk melakukan aktivitas secara online, namun tetaplah bijaksana dalam menyikapi setiap tayangan dan berbagai tulisan yang ada di media sosial, apakah sesuai dengan Frman Tuhan dan berguna bagi pertumbuhan iman kehidupan kita, bila tidak berguna lebih baik kita hindari dan segera alihkan pada hal-hal lain yang bermanfaat. Seperti yang tertulis di 1 Timotius 1 ayat 11, yang berdasarkan Injil dari Allah yang mulia dan maha bahagia, seperti yang telah dipercayakan kepadaku.Maka hendaknya kita mengisi hidup dan mempergunakanlah waktu yang diberikan Tuhan dengan bijaksana supaya kita menjadi pribadi yang menyenangkan Tuhan. Tuhan  Yesus memberkati.

Salam Alkitab Untuk Semua.