Temu Mitra Nasional LAI 2026
Setiap tahun, relawan-relawan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) berkumpul di Gedung Pusat Alkitab (GPA) dan berbagi dalam Temu Mitra Nasional. Tahun ini, pertemuan diselenggarakan pada Jumat, 13 Februari 2026 dan diikuti lebih dari 70 mitra relawan yang berasal dari berbagai kota di Indonesia.
Pertemuan diawali dengan ibadah singkat dengan pelayan firman Rm. Frans Kristi Adi Prasetya, dari Komisi Kepemudaan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI). Tema khotbah “Kamu harus memberi mereka makan!” yang diangkat dari Lukas 9:10-17.
Mengawali khotbah Rm. Kristi menyampaikan era digital sebagai era paradoks, sebuah era di mana jarak telah mati tetapi kedekatan personal menjadi barang langka.
“Kemajuan digital meninabobokan kita pada kenikmatan pribadi drpd kepedulian sosial kita terjebak pada sofa kristianiti,”tuturnya.”Kita duduk sambil makan pop corn sambil mengikuti ibadah (misa) online, doa online. Semua yang kita lakukan tujuannya hanya memenuhi kenikmatan pribadi. Teknologi bukan dipergunakan untuk melayani tetapi untuk memenuhi hasrat pribadi,”lanjutnya.
Rm. Kristi lebih lanjut mengkritisi manusia zaman ini yang terjebak pada keinginan untuk mengumpulkan sebesar-besarnya keuntungan bagi dirinya sendiri. “Yang penting dan utama kekayaanku,prestasiku, dan kekuasaanku,”katanya.
Firman Tuhan mengingatkan kita untuk mengikuti perintah Kristus, manusia hidup untuk menghidupi dan menghadirkan kebaikan bagi orang lain. “Kamu harus memberi mereka makan! (Luk 9:13), ”demikian perintah-Nya.
Sebagai orang yang telah menerima kebahagiaan dan suka cita dari Tuhan kita diajak untuk membagikan kebaikan Tuhan itu kepada orang lain. Ini juga tugas relawan-relawan LAI dan setiap orang yang terlibat dalam pelayanan bersama LAI. Sebagai orang yang telah beroleh Kabar Baik dan hidupnya diubah oleh Kabar Baik itu, kita diajak membagikan dan meneruskan Kabar Baik itu kepada sebanyak mungkin orang lain, dalam berbagai bahasa dan media yang mereka mengerti.
Selepas ibadah singkat, Ibu Erna Yulianawati, selaku Kepala Departemen Komunikasi dan Kemitraan LAI menyampaikan laporan pelayanan dan penerimaan dukungan sepanjang tahun 2025. Ada banyak tantangan yang dihadapi sepanjang 2025 namun melalui sinergi bersama mitra, LAI dapat menjalankan program-program pelayanannya dengan baik. Setelah penyampaian laporan dari Ibu Erna, LAI memperkenalkan kepada mitra Program Endowment Fund, yang merupakan kemitraan LAI dengan Henan Asset Management.
Selepas break makan siang, para mitra dibagi dalam kelompok-kelompok untuk berbagi dan mendiskusikan berbagai pergumulan pelayanan di wilayahnya masing-masing. Setiap kelompok kerja maupun coordinator-koordinator Satu dalam Kasih (SDK) maupun Sahabat Alkitab (SA) juga menyampaikan rencana pelayanan dan kegiatan yang akan dilakukan sepanjang tahun 2026. Seluruh kegiatan ditutup pujian “Indahnya Kasih Tuhan” yang dinyanyikan oleh Staf Departemen Komunikasi dan Kemitraan LAI.
Kita tentu berdoa semoga setiap rencana yang telah disusun oleh LAI bersama mitra-mitranya berkenan di hati Tuhan dan dapat terlaksana dengan baik.






















