Pekan Alkitab 2026 di Mimika: Cara LAI Menghadirkan Firman Tuhan Lebih Dekat dan Relevan

Berita | 11 Apr 2026

Pekan Alkitab 2026 di Mimika: Cara LAI Menghadirkan Firman Tuhan Lebih Dekat dan Relevan


Mimika, Papua Tengah. Ada kerinduan yang akhirnya terjawab. Setelah penantian yang cukup panjang, Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) kembali menghadirkan Pekan Alkitab, kali ini di Mimika, Papua Tengah, pada 31 Maret hingga 2 April 2026.

 

Bertempat di Aula Sekolah Kristen Kalam Kudus Timika, kegiatan ini bukan sekadar rangkaian acara biasa. Bagi LAI, Pekan Alkitab adalah ruang perjumpaan, tempat di mana umat bisa kembali mendekat pada Firman Tuhan, dengan cara yang lebih hidup, kreatif, dan terasa dekat dengan keseharian.

 

Mengangkat tema “Firman Allah Menginspirasi Budaya Digital”, LAI ingin menunjukkan bahwa Alkitab tidak pernah ketinggalan zaman. Justru di tengah dunia yang semakin canggih, Firman Tuhan tetap relevan, bahkan bisa menjadi arah.

 

Kepala Perwakilan LAI Tanah Papua, Melvy Alfons, menyebut bahwa kegiatan ini lahir dari kerinduan yang sudah ada sejak beberapa tahun terakhir.

“Ini bukan sesuatu yang instan. Kami sudah menantikan momen ini cukup lama. Harapannya sederhana, supaya umat bisa kembali merasakan bahwa Alkitab itu dekat, bukan hanya untuk dibaca, tapi dipahami dan dijalani,” ungkapnya.

 

Selama tiga hari, suasana Pekan Alkitab terasa hidup. Tidak hanya diisi seminar, tapi juga berbagai kegiatan yang melibatkan semua usia. Anak-anak ikut lomba mewarnai, cerdas cermat Alkitab, dan juga lomba Bible storytelling.

 

Seminar menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan ini. Untuk membahas Alkitab Terjemahan Baru Edisi Kedua (TB2), LAI menghadirkan Pdt. Anwar Tjen, Ph.D, Kepala Departemen Penerjemahan LAI, sebagai narasumber dalam seminar bertajuk “Mengapa Alkitab Berubah-ubah?” serta seminar “Dari Batu Hingga Menjadi Alkitab”. Melalui pemaparan ini, peserta diajak memahami perjalanan panjang penerjemahan Alkitab dan alasan di balik pembaruan terjemahan.

 

Selain itu, LAI juga mengangkat isu yang sangat dekat dengan kehidupan saat ini melalui Seminar Literasi Digital bertajuk “Menjadi Garam dan Terang Dunia di Era AI”, yang dibawakan oleh Agnes Sintyke Sirait dan Zegy Patianom dari tim content creator LAI. Seminar ini mengajak peserta melihat bagaimana iman tetap dapat dihidupi secara nyata di tengah perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan.

 

Salah satu daya tarik utama dalam Pekan Alkitab ini adalah pameran mini Museum Alkitab. Selama tiga hari pelaksanaan, tercatat sebanyak 1.433 pengunjung datang dan menikmati pameran ini. Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa banyak orang rindu mengenal lebih jauh sejarah dan perjalanan Alkitab.

 

Di dalam museum, pengunjung dipandu oleh tim dari LAI Jakarta, yaitu Helfia Henselika dan Wahyu Anasrullah, yang membantu menjelaskan berbagai koleksi serta kisah di balik perkembangan Alkitab dari masa ke masa. Bagi banyak pengunjung, pengalaman ini menjadi sesuatu yang baru dan membuka wawasan.

Dukungan dari pemerintah daerah juga terlihat dalam pembukaan kegiatan ini. Bupati Mimika yang diwakili oleh Asisten I Setda Mimika, Ananias Faot, menyampaikan apresiasi atas inisiatif LAI dalam menghadirkan kegiatan yang edukatif dan inspiratif.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mimika, kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Lembaga Alkitab Indonesia dan seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Pekan Alkitab bukan hanya memperdalam iman, tetapi juga membentuk karakter masyarakat yang harmonis dan berintegritas,” ujarnya dalam sambutan.

 

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa lembaga keagamaan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, sekaligus tetap menjaga nilai-nilai iman sebagai dasar kehidupan masyarakat.

Bagi LAI sendiri, Pekan Alkitab bukan hanya tentang kegiatan, tetapi tentang misi yang lebih besar. Masih banyak saudara-saudara di pelosok yang rindu akan Firman Tuhan, tetapi belum memiliki akses yang memadai.

 

Karena itu, kegiatan seperti ini menjadi pengingat bahwa pelayanan Alkitab belum selesai.

Dukungan dari gereja dan pemerintah daerah juga menjadi bagian penting dari terselenggaranya kegiatan ini. Banyak pihak melihat bahwa Pekan Alkitab bukan hanya memperkuat iman, tetapi juga membantu membangun karakter masyarakat yang hidup dalam nilai kasih, kejujuran, dan kebersamaan.

 

Pada akhirnya, Pekan Alkitab di Mimika bukan hanya tentang tiga hari acara. Lebih dari itu, ini adalah tentang bagaimana Firman Tuhan terus menemukan jalannya, menyapa, mengajar, dan menguatkan di tengah dunia yang terus berubah.

Dan mungkin, di situlah letak kekuatannya: Firman yang sama, tetapi selalu bisa berbicara dengan cara yang baru.  [Agnesssirait]

 

Logo LAILogo Mitra

Lembaga Alkitab Indonesia bertugas untuk menerjemahkan Alkitab dan bagian-bagiannya dari naskah asli ke dalam bahasa Indonesia dan bahasa daerah yang tersebar di seluruh Indonesia.

Kantor Pusat

Jl. Salemba Raya no.12 Jakarta, Indonesia 10430

Telp. (021) 314 28 90

Email: info@alkitab.or.id

Bank Account

Bank BCA Cabang Matraman Jakarta

No Rek 3423 0162 61

Bank Mandiri Cabang Gambir Jakarta

No Rek 1190 0800 0012 6

Bank BNI Cabang Kramat Raya

No Rek 001 053 405 4

Bank BRI Cabang Kramat Raya

No Rek 0335 0100 0281 304

Produk LAI

Tersedia juga di

Logo_ShopeeLogo_TokopediaLogo_LazadaLogo_blibli

Donasi bisa menggunakan

VisaMastercardJCBBCAMandiriBNIBRI

Sosial Media

InstagramFacebookTwitterTiktokYoutube

Download Aplikasi MEMRA


© 2023 Lembaga Alkitab Indonesia