Liburan sekolah merupakan salah satu momen menyenangkan yang paling dinantikan di hidup kita, khususnya bagi siswa-siswi, maupun para tenaga yang berkutat di dunia pendidikan. Sukacita ini hadir bukan hanya karena kita terbebas sejenak dari penatnya rutinitas akademis, melainkan karena tersedianya ruang untuk bernapas. Kita akhirnya memiliki kesempatan untuk melakukan rekreasi, mengeksplorasi hal-hal baru, atau sekadar menikmati tidur tanpa perlu cemas terbangun oleh alarm pagi.
Namun pernahkah terbayang? Ternyata “liburan” berkaitan erat dengan dimensi spiritual dan teologis yang mampu menyegarkan keimanan kita. Ada beberapa aspek yang bisa digali dari momen liburan ini, yang dapat kita maknai secara mendalam.
Merajut Kerenggangan Karena Rutinitas (Parenting)
Liburan adalah masa keemasan (golden time) bagi keluarga untuk membangun kembali jembatan komunikasi yang mungkin merenggang karena rutinitas. Di sini,kita bisa melakukan banyak hal seperti bermain, rekreasi, hingga berkarya mencipta kreasi baru bersama, di waktu yang lebih panjang dari sebelumnya. Momen-momen sederhana ini ternyata dapat membangun kualitas hubungan keluarga.
Secara psikologis, berbagai riset mengenai Family Bonding menunjukkan bahwa rekreasi bersama secara aktif dapat menurunkan stres pada anak serta meningkatkan rasa aman secara emosiona, yang memperkuat mentalitas anak dalam menghadapi berbagai rutinitasnya.
Belajar dari Kohelet: Hidup ini "Sia-Sia", Maka Berliburlah
Satu hal unik tentang narasi Kohelet, yaitu bahwa hikmat ini berawal dari pengujian kritis terhadap realitas hidup, yang menghasilkan kesimpulan tentang “kesia-siaan” segala sesuatu. Salah satu analogi yang terkenal adalah "menjaring angin". Definisi kesia-siaan ini diperluas maknanya menjadi dua aspek utama:
· Kesementaraan (Temporalitas): Kehidupan ini bersifat sementara dan fana, sehingga pengertian manusia dan impiannya tidak akan pernah tercapai sepenuhnya.
· Absurditas (Kontradiksi): Terdapat hal-hal yang bertolak belakang dengan keyakinan atau doa yang muncul dalam realitas, sehingga hidup tidak dapat dipastikan atau didefinisikan secara total.
Dalam konteks Kohelet, liburan terkait erat dengan praktik spiritual sebagai upaya untuk menciptakan jeda dari rutinitas kesibukan yang menguras energi. Secara etimologis, waktu luang ini disebut sebagai schola (sekolah), yang artinya kesempatan untuk belajar hal-hal baru tanpa harus terbebani oleh tekanan, ambisi, atau stres.
Oleh karenanya, aktivitas berlibur betul-betul dijalankan dengan baik dan sepenuh hati (mindfulness). Ini merupakan refleksi akan anugerah Tuhan yang berkenan supaya manusia bisa menikmati waktu-waktu jedanya. Dalam tradisi pemikiran spiritual, Sabat dijelaskan lebih lanjut sebagai momen ketika keabadian dihadirkan. Melalui praktik Sabat yang sungguh-sungguh, umat memiliki kebebasan untuk menikmati momen kebahagiaan, pertemanan, dan merayakan sukacita keselamatan. Penerimaan terhadap nilai Sabat ini berfungsi sebagai antitesis terhadap mentalitas berlomba-lomba mengejar kesalehan yang ekstrem atau kekayaan material yang fana.
Merayakan Liburan Bersama LAI!
Menanggapi seputar liburan, LAI juga turut berantusias merayakannya. Sebagaimana kita ketahui bahwa esensi berlibur adalah menikmati kebersamaan dengan orang terdekat atau keluarga, juga sebuah anugerah Tuhaan untuk menikmati dan mempelajari hal-hal baru dengan penuh kegembiraan. Oleh sebab itu, kami siapkan program yang menarik untuk diikuti dalam rangka mengisi waktu liburan anak-anak bersama keluarga: LIBURAN SEKOLAH SERU & BERMAKNA DI BIBLE HOUSE LAI!
Kami mengundang anak-anak, remaja, serta ayah dan ibu untuk datang dan merasakan langsung keseruannya. Di sini, seluruh anggota keluarga bisa berkumpul dan bermain Gameboard Alkitab bersama! Tidak hanya mengasah ketangkasan dan kerja sama tim antar-keluarga, permainan ini juga akan memperdalam pengenalan anak terhadap kisah-kisah Alkitab secara menyenangkan.
Jangan biarkan liburan kali ini berlalu begitu saja tanpa kesan mendalam. Yuk, agendakan waktu luang Anda untuk membangun kenangan indah bersama keluarga yang menyegarkan rohani dan menjaga kesehatan mental anak.
Sahabat Alkitab! Mari isi momen liburan sekolah dengan aktivitas yang edukatif dan seru di Bible House LAI.
Dapatkan Promo Belanja Hemat hingga 50% untuk berbagai pilihan Alkitab (TB2), buku cerita anak, buku teologi, hingga gameboard Pahlawan Iman.
Catat tanggalnya: 22 Juni – 11 Juli 2026.
Lokasi Toko: Bible House LAI - Jalan Salemba Raya No. 12, Jakarta Pusat
Tunggu apa lagi? Yuk, ajak keluarga tercinta ke Bible House LAI.
Belum sempat mampir? Tenang, promonya juga bisa dinikmati secara online melalui e-commerce kesayangan Sahabat Alkitab.
Online Store: Cari "Bible House LAI" di Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, atau Lazada.
Info Lebih Lanjut: Hubungi Paskatia (0811-9952-890)





















