INI PELAYANAN APA JUALAN, MAS?  SEBUAH PERTANYAAN DARI SAHABAT

Berita | 17 Sep 2026

INI PELAYANAN APA JUALAN, MAS?  SEBUAH PERTANYAAN DARI SAHABAT


Oleh: Sem Sitepu (Mitra Relawan Pelayanan LAI)

Beberapa pekan lalu, sebelum kembali ke Jakarta setelah menghadiri sebuah konferensi di Surabaya, saya menyempatkan diri mampir ke Kantor Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) Perwakilan Surabaya.
Saya bersyukur bisa bertemu, berbagi cerita pelayanan, dan makan siang bersama teman-teman di sana. Dalam perjumpaan sederhana itu, kami berbicara tentang bagaimana pelayanan LAI terus berupaya menghadirkan Alkitab bagi umat Tuhan, termasuk saudara-saudara kita di berbagai pelosok negeri yang memiliki keterbatasan untuk memperoleh dan mengakses Firman Tuhan.


Percakapan itu terus tinggal dalam pikiran saya. Teringat akan diskusi bersama Kak Deyunita dari LAI Surabaya, Sabtu, 12 September lalu, saya memberanikan diri mengirim pesan WhatsApp kepada seseorang di Surabaya. Kami sama sekali belum pernah bertemu. Nomornya saya peroleh dari seorang teman di Jakarta. Menariknya, kami sebenarnya bekerja di perusahaan yang sama, tetapi belum pernah saling mengenal.


Saya memulai pesan:
"Shalom, salam kenal Pak. Saya SSI. Mohon maaf, saya menghubungi Bapak bukan untuk urusan pekerjaan, namun tentang sebuah pelayanan." 
Saya kemudian bercerita sedikit tentang LAI dan tentang keterlibatan saya melayani bersama LAI di sela-sela kesibukan sebagai seorang karyawan.
Tidak lama kemudian, pesan saya dibalas.
"Ini pelayanan apa jualan, Mas ?" 
Saya terdiam.
Jujur, awalnya saya merasa sedih. Rupanya cerita yang saya sampaikan dipahami sebagai usaha menjual Alkitab. Namun setelah saya renungkan, pertanyaan itu justru menjadi pertanyaan yang sangat penting. Pelayanan apa jualan?

 
Mungkin masih banyak orang yang mengenal LAI sebatas tempat menerbitkan dan menjual Alkitab. Padahal jauh di balik sebuah Alkitab yang kita lihat, ada sebuah panggilan yang jauh lebih besar: bagaimana Firman Tuhan dapat hadir, dibaca, dipahami, dan dimiliki oleh semakin banyak orang. 


Bagi sebagian dari kita, memiliki Alkitab mungkin bukanlah sesuatu yang sulit. Kita bisa membelinya, membacanya melalui telepon genggam, bahkan memiliki lebih dari satu Alkitab di rumah.
Tetapi keadaan tidak selalu demikian bagi saudara-saudara kita di berbagai pelosok negeri.


Ada jarak yang harus ditempuh. Ada keterbatasan ekonomi. Ada wilayah yang tidak mudah dijangkau. Ada pula kebutuhan untuk menghadirkan Firman Tuhan dalam bahasa yang dapat dimengerti oleh masyarakat setempat.


Karena itu, ketika sebuah Alkitab akhirnya sampai ke tangan seseorang, kita seharusnya tidak hanya melihat sebuah buku yang berpindah tangan.


Kita sedang melihat Firman Tuhan yang sedang menempuh perjalanan menuju kehidupan seseorang.
Rasul Paulus menuliskan:
"Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia?   (Roma 10:14)."


Pertanyaan sederhana itu mengingatkan saya bahwa pelayanan LAI bukan sekadar pekerjaan menerbitkan, mencetak, atau mendistribusikan Alkitab. Semua itu adalah sarana dari panggilan yang lebih besar: membuka jalan agar semakin banyak orang dapat berjumpa dengan firman Tuhan.


Karena itu, kepada setiap pengerja LAI, setiap sahabat LAI, gereja, donatur, relawan, dan siapa pun yang mengambil bagian dalam pelayanan ini: jangan pernah memandang kecil apa yang kita kerjakan. 
Mungkin tugas kita berbeda-beda.
- Ada yang menerjemahkan.
- Ada yang bekerja di kantor.
- Ada yang mengurus distribusi.
- Ada yang memperkenalkan pelayanan LAI kepada gereja dan masyarakat.
- Ada yang menggalang dukungan.
- Ada yang memberi persembahan.
- Ada yang berdoa.
- Ada pula yang sekadar mempertemukan LAI dengan seseorang yang sebelumnya belum mengenal pelayanan ini.


Tetapi semuanya dapat menjadi bagian dari satu perjalanan besar: menghadirkan firman Tuhan bagi mereka yang membutuhkannya.
Saya pun mencoba menjelaskan hal itu kepada sahabat baru saya di Surabaya.


Dan percakapan yang awalnya dimulai dengan kalimat, Ini pelayanan apa jualan, Mas? , akhirnya membawa kami pada sebuah rencana: akan ada kesempatan bagi teman-teman LAI untuk datang ke kantor kami di Surabaya dan bertemu dengannya.
Saya tersenyum ketika memikirkannya.

Mungkin memang begitulah pelayanan bekerja. Kadang dimulai dari kesalahpahaman. Kadang dimulai dari sebuah pertanyaan. Kadang bahkan dimulai dari sebuah penolakan. Semoga Tuhan memberkati pelayanan ini. 


Jangan lelah menceritakan pelayanan ini. Jangan lelah mengetuk pintu. Jangan lelah memperkenalkan LAI. Dan jangan lelah mengajak orang lain mengambil bagian.


Sebab yang sedang kita perjuangkan bukan sekadar agar sebuah Alkitab terjual, melainkan agar firman Tuhan dapat sampai kepada seseorang yang membutuhkannya.


Dan siapa tahu, sebuah pesan WhatsApp sederhana hari ini dapat menjadi jalan bagi sebuah Alkitab untuk tiba di sebuah rumah, sebuah gereja, sebuah desa, atau sebuah pulau yang jauh.
Ini pelayanan apa jualan, Mas?

 
Sekarang saya justru bersyukur pernah mendapatkan pertanyaan itu. Sebab pertanyaan itu kembali mengingatkan saya: Ini adalah pelayanan.


Pelayanan agar firman Tuhan terus berjalan, menjangkau yang jauh, menguatkan yang lemah, memberi pengharapan,dan membawa semakin banyak orang mengenal kasih Tuhan. Mari kita terus melayani. Mari terus menjadi Sahabat LAI. Sampai Firman Tuhan menjangkau setiap hati.

(SSI/Kota Wisata)

Logo LAILogo Mitra

Lembaga Alkitab Indonesia bertugas untuk menerjemahkan Alkitab dan bagian-bagiannya dari naskah asli ke dalam bahasa Indonesia dan bahasa daerah yang tersebar di seluruh Indonesia.

Kantor Pusat

Jl. Salemba Raya no.12 Jakarta, Indonesia 10430

Telp. (021) 314 28 90

Email: info@alkitab.or.id

Bank Account

Bank BCA Cabang Matraman Jakarta

No Rek 3423 0162 61

Bank Mandiri Cabang Gambir Jakarta

No Rek 1190 0800 0012 6

Bank BNI Cabang Kramat Raya

No Rek 001 053 405 4

Bank BRI Cabang Kramat Raya

No Rek 0335 0100 0281 304

Produk LAI

Tersedia juga di

Logo_ShopeeLogo_TokopediaLogo_LazadaLogo_blibli

Donasi bisa menggunakan

VisaMastercardJCBBCAMandiriBNIBRI

Sosial Media

InstagramFacebookTwitterTiktokYoutube

Download Aplikasi MEMRA


© 2023 Lembaga Alkitab Indonesia