Menjadi Adil butuh Ketegasan

Renungan Harian | 10 Mei 2024

Menjadi Adil butuh Ketegasan

Keadilan merupakan nilai yang harus diusung oleh setiap orang, terutama bagi mereka yang memiliki kuasa untuk memerintah maupun membuat kebijakan. Dalam keadilan tersebut terkandung niat baik untuk menghadirkan damai sejahtera serta visi kehidupan yang menjunjung tinggi kemanusiaan serta kesetaraan. Sebelum mengakhiri masa pemerintahannya, raja Daud hendak memastikan bahwa Salomo dapat memerintah dengan adil.

Daud menyadari bahwa bersikap adil tidaklah mudah, beberapa kali Daud gagal menghakimi kejahatan dengan cara yang adil dan benar. Melalui teks hari ini setidaknya Daud menunjukkan dua orang yang perlu mendapatkan ganjaran hukuman, yaitu Yoab dan Simei. Yoab adalah panglima kerajaan Israel yang banyak berjasa dan mengokohkan pasukan Israel, tetapi ia sering melanggar peraturan dan pernah melakukan pembunuhan berencana terhadap Abner pada situasi damai dan bukan saat peperangan. Yoab pun membunuh Amasa yang saat itu sedang menjalankan perintah raja Daud, tindakan ini menimbulkan anggapan bahwa Yoab ingin mempertahankan kekuasaan dan pengaruhnya di dalam kerajaan Israel. Sedangkan Simei, kerabat Saul, pernah memfitnah dan mengutuki Daud karena dianggap sebagai penyebab kematian Saul dan keluarganya. Meskipun di masa lalu terjadi ketegangan antara Saul dan Daud, sesungguhnya Daud tidak bertanggung jawab atas pertumpahan darah di keluarga Saul. Yonatan, Abinadab dan Malkisua, anak-anak Saul, mati di tangan orang-orang Filistin. Adapun anak Saul yang lain yaitu Isboset mati di tangan perwiranya sendiri. Demikian pula raja Saul, mati bunuh diri karena keputusasaannya. Daud tidak bertanggung jawab atas apa yang menimpa Saul dan keluarganya, bahkan ia berulang kali berusaha melindungi Saul dengan melarang anak buahnya saat hendak membunuh Saul di saat ada kesempatan. Ia juga mengutuk dan membunuh orang yang mengaku telah membunuh Saul. Sebaliknya Daud justru mencari keluarga Saul yang masih hidup, dan menemukan Mefiboset dan mengangkat martabatnya.

Selain meminta Salomo untuk memberikan hukuman sebagai bagian dari keadilan, Daud juga mengajarkan kepada Salomo untuk bersikap adil kepada anak-anak Barzilai dengan memberikan kebaikan atas jasa dan kemurahan hati yang pernah dilakukan oleh orang tuanya. Pada masa lalu, saat Daud mencari perlindungan atas pemberontakan yang dilakukan Absalom, Barzilai lah yang telah menanggung kebutuhan hidup bagi Daud dan rakyatnya. Sebelumnya Daud pernah ingin membalas kebaikannya dengan mengajaknya tinggal di Yerusalem, tetapi tawaran tersebut ditolak. Barzilai tidak termotivasi dengan imbalan atas bantuan yang ia berikan kepada Daud. Kini sebelum kematiannya, Daud ingin memastikan bahwa Salomo akan membantunya memberikan balasan bagi anak-anak Barzilai. Permintaan agar anak-anak Barzilai ‘makan di mejamu’ dapat diartikan bahwa Daud ingin Salomo memberikan posisi terhormat bagi anak-anak Barzilai atas kebaikan yang sudah dilakukan oleh orang tua mereka.

Menjadi seorang raja yang adil tidaklah mudah, Daud mengakui bahwa dirinya masih memiliki kekurangan. Namun kehidupannya hingga saat ini adalah anugerah yang luar biasa dari TUHAN, dan ia tidak ingin melewatkan kesempatan untuk membagikannya kepada Salomo. Doanya adalah agar Salomo dapat memimpin Israel dan Yehuda dengan lebih baik lagi dibandingkan masa kepemimpinannya.

Sahabat Alkitab, marilah kita berjuang untuk menjadi pribadi yang adil. Menyatakan keadilan kepada sesama rupanya juga membutuhkan keberanian serta ketegasan.  Dalam keterbatasan kita sebagai manusia tentu sangatlah sulit untuk mewujudnyatakan hal tersebut. Maka dari itu kita membutuhkan bantuan serta pertolongan dari Tuhan. Mintalah hikmatNya agar kita dapat berlaku adil kepada semua orang, dimulai dari lingkungan terdekat yang ada di sekitar kita.

Logo LAILogo Mitra

Lembaga Alkitab Indonesia bertugas untuk menerjemahkan Alkitab dan bagian-bagiannya dari naskah asli ke dalam bahasa Indonesia dan bahasa daerah yang tersebar di seluruh Indonesia.

Kantor Pusat

Jl. Salemba Raya no.12 Jakarta, Indonesia 10430

Telp. (021) 314 28 90

Email: info@alkitab.or.id

Bank Account

Bank BCA Cabang Matraman Jakarta

No Rek 3423 0162 61

Bank Mandiri Cabang Gambir Jakarta

No Rek 1190 0800 0012 6

Bank BNI Cabang Kramat Raya

No Rek 001 053 405 4

Bank BRI Cabang Kramat Raya

No Rek 0335 0100 0281 304

Produk LAI

Tersedia juga di

Logo_ShopeeLogo_TokopediaLogo_LazadaLogo_blibli

Donasi bisa menggunakan

VisaMastercardJCBBCAMandiriBNIBRI

Sosial Media

InstagramFacebookTwitterTiktokYoutube

Download Aplikasi MEMRA

Butuh Bantuan? Chat ALIN


© 2023 Lembaga Alkitab Indonesia