Pada sore hari tanggal 26 April 2025, aula sekolah BPK Penabur Cirebon menjadi tempat berkumpulnya para tamu undangan beserta panitia acara untuk melaksanakan ibadah penutup Pekan Alkitab Cirebon 2025. Meskipun hujan deras mengguyur, semangat para tamu undangan dan panitia tidak tergoyahkan.
Ibadah dimulai dengan pujian dan penyembahan yang dipimpin oleh tim pemuji. Musik mengalun dengan anggun, dalam pola ritmik yang berpadu dengan suara bas, gitar, serta keyboard. Semua menjadi komposisi indah yang mengajak umat memuji Tuhan, menciptakan suasana yang khidmat dan penuh penghayatan.
Renungan Firman Tuhan disampaikan oleh Bpk. Pendeta Wim Brataatmaja, yang menekankan pentingnya pengorbanan dalam pelayanan. Ia menjelaskan bahwa pelayanan memerlukan pengorbanan waktu, perasaan, energi, dan pengorbanan lainnya. Sebagai orang Kristen sejati, seharusnya kita meneladani respon Maria di Alkitab, ketika Tuhan mengkehendakinya untuk melakukan rencanaNya. Kita harus berprinsip "Jadilah kepadaku seperti kehendakMu" dalam menjalani pelayanan kita.
Bpk. Pendeta Wim juga mengutip ayat dari kitab Kolose 3:23, sebagai salah satu ayat yang dapat meneguhkan antusiasme kita dalam melayani Tuhan. "Apapun yang kamu buat, perbuatlah seperti untuk Tuhan, bukan untuk manusia." Ia menekankan bahwa kita harus fokus kepada Tuhan dalam pelayanan kita dan hidup kudus, terbebas dari hal-hal dan pikiran yang jahat.
Khotbah diakhiri dengan ucapan motivasi dan doa, yang menguatkan dan menyentuh perasaan seluruh panitia yang telah bekerja keras menuntaskan tugas pelayanan Pekan Alkitab Cirebon. Ibadah ditutup dengan manis. Setelah penutupan ibadah, panitia membagikan hadiah bagi para juara lomba Pekan Alkitab Cirebon 2025.
Para pemenang lomba Cerdas Cermat Alkitab tingkat SMP-SMA dan lomba baca ayat Alkitab menerima hadiah mereka dengan penuh kebahagiaan. Perjuangan mereka telah terbayar dengan hasil yang manis.
Akhirnya seluruh momen ini diabadikan dalam jepretan kamera, di sesi foto bersama. Panitia beserta seluruh mitra yang mendukung jalannya acara berharap, semoga Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) dapat terus menjadi berkat melalui berbagai kegiatan lainnya yang akan diselenggarakan di waktu mendatang.