Amanah Dilanjutkan dalam Integritas dan Kebersamaan
Suasana hangat dan penuh syukur menyertai Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Perwakilan (Kawil) Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) Kantor Perwakilan Surabaya yang berlangsung pada Senin (16/2) pukul 10.00–12.00 WIB. Penyerahan kepemimpinan berlangsung dari Bapak Hari Prasetyo Kusuma Dharma selaku Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Perwakilan kepada Ibu Deyunita Sevenirim Tatung yang selanjutnya menjabat sebagai Pejabat Sementara Kawil LAI Surabaya.
Sertijab ini lebih dari sekadar perpindahan jabatan, namun menegaskan kesinambungan pelayanan LAI di wilayah Surabaya yang membawahi empat provinsi: Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT. Pelayanan yang telah berjalan tetap dijaga arahnya, diperkuat komitmennya, dan dilanjutkan dalam semangat kebersamaan.
Acara dipandu oleh Hana Ferren, staf LAI Surabaya, dan diawali dengan doa pembuka yang dipimpin Pdt. David Tobing, Ketua Kelompok Kerja Penggalangan Dukungan (KKPD) LAI Mitra Malang. Ibadah singkat dan renungan firman disampaikan oleh Ibu Erna Yulianawati, Kepala Departemen Komunikasi dan Kemitraan LAI. Melalui pembacaan Amsal 11:1–15, seluruh hadirin diingatkan bahwa Tuhan berkenan pada “timbangan yang tepat” dan menolak kecurangan. Kejujuran bukan hanya tentang tidak berbohong, melainkan tentang hidup yang utuh—selaras antara hati, perkataan, dan tindakan. Pesan tersebut selaras dengan makna serah terima jabatan: setiap amanah pelayanan harus dijalankan secara transparan, bertanggung jawab, dan perjuangan membangun kepercayaan.
Prosesi serah terima jabatan dipimpin oleh Ibu Lydia Rina Sukmasari, Kepala Departemen Perencanaan, SDM, dan Sistem. Rangkaian acara meliputi pembacaan Surat Keputusan, penandatanganan dokumen oleh para pihak dan saksi, penyerahan berkas, hingga pembacaan berita acara. Secara khusus, Dr. Sigit Triyono, Sekretaris Umum LAI, menyerahkan Surat Keputusan kepada Ibu Deyunita Sevenirim Tatung sebagai tanda resmi peralihan kepemimpinan.
Dalam sambutannya, Bapak Hari Prasetyo Kusuma Dharma menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh mitra selama masa tugasnya. Ia berharap pelayanan LAI Surabaya semakin bertumbuh dan menjangkau lebih banyak umat. Sementara itu, Ibu Deyunita Sevenirim Tatung menyatakan komitmennya untuk melanjutkan pelayanan dengan integritas serta membuka ruang kolaborasi yang lebih luas. Sekretaris Umum LAI menegaskan bahwa kepemimpinan di LAI merupakan panggilan untuk melayani, bukan sekadar menjalankan fungsi administratif.
Dukungan juga disampaikan para mitra pelayanan, antara lain Ibu Bertha yang mewakili Pembimas Kristen Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Pdt. Maria A. Huliselan selaku Sekretaris Umum PGIW Jawa Timur, serta Pdt. Sahala Marpaung sebagai Penasihat KKPD Surabaya. Sejumlah perwakilan gereja dan lembaga turut hadir, di antaranya dari DPRD Jawa Timur, BAMAG Surabaya, PGI Wilayah Jawa Timur, Sinode GTI, KKPD Surabaya dan Malang, serta STT Tabernakel Indonesia.
Melalui momentum ini, LAI Perwakilan Surabaya kembali meneguhkan komitmennya terhadap visi 2035, “Firman Allah Menjangkau Semua Generasi,” yang diejawantahkan dalam misi 2035, “Menerjemahkan, Menerbitkan, dan Menghadirkan Firman Allah dalam Kemitraan dengan Semua.” Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin Bapak Junaidi, Ketua KKPD LAI Mitra Surabaya, dilanjutkan dengan sesi ucapan selamat, foto bersama, dan ramah tamah. Dalam suasana penuh keakraban tersebut, tersirat keyakinan bahwa pelayanan LAI tidak dikerjakan sendiri, melainkan dalam kemitraan yang saling menguatkan.
Dengan semangat integritas dan kebersamaan, LAI Perwakilan Surabaya berkomitmen untuk terus menghadirkan firman Tuhan yang menghidupkan bagi gereja dan masyarakat luas.(hana)























