Seminggu telah berlalu, saat kita mengingat kembali Persekutuan lembaga-lembaga Alkitab Sedunia (United Bible Societies-UBS) Fellowship Event 2026 (FE 26) di Indonesia. Selama lima hari, 7-11 Mei 2026, lebih dari 300 orang delegasi lembaga-lembaga Alkitab dari seluruh dunia hadir di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta. Sementara ada 89 lainnya yang mengikuti pertemuan ini melalui daring.
Yang pertama, utusan-utusan lembaga-lembaga Alkitab ini hadir untuk merayakan 80 tahun pelayanan UBS. Kita semua ingat, antara 7-9 Mei 1946, di tengah sisa-sisa kehancuran dan kepedihan akibat Perang Dunia Kedua, para utusan lembaga-lembaga Alkitab dari berbagai negara berkumpul di Sussex, Inggris untuk membangun kemitraan dan menyatukan visi bersama agar Alkitab semakin mudah tersedia bagi semua orang di seluruh dunia. Hari terakhir pertemuan 9 Mei 1946, ditetapkan sebagai hari berdirinya UBS, yang terus diingat hingga hari ini.
Delapan puluh tahun kemudian, semangat para peserta masih sama. Semua delegasi dari ratusan negara dengan antusias berkumpul di Jakarta dan memanfaatkan waktu secara produktif untuk berefleksi, membangun kolaborasi, mendialogkan program-program stratesi dan memperbarui komiten terhadap misi bersama: menjadikan Alkitab tersedia dan mudah diakses oleh semua orang, di mana pun.
Selain melalui pertemuan-pertemuan formal, setiap panitia menyediakan banyak kesempatan kepada para peserta untuk bertemu dengan rekan-rekan pelayanan mereka dan membahas secara khusus beragam kemungkinan membangun kemitraan, mendiskusikan berbagai tantangan pelayanan dan belajar berbagai inovasi yang dikembangkan lembaga-lembaga Alkitab lainnya. Beberapa wakil dari berbagai Lembaga Alkitab membagikan beragam presentasi yang menginspirasi tentang pembaruan-pembaruan dan inovasi yang mereka kembangkan sesuai konteks tantangan yang dihadapi di areanya masing-masing.
Setiap pagi FE26 diawali dengan doa, refleksi dan ucapan syukur. Para delegasi dari seluruh dunia merayakan kesetiaan Tuhan selama delapan dekade. Selaras dengan ungkapan sang pemazmur,” Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga (Mazmur 127:1), semua sadar bahwa kemajuan, kemampuan bertahan dari tantangan adalah anugerah dan penyertaan TUHAN semata. Melalui ibadah dan doa bersama para peserta memperkuat kesehatian dan diingatkan bahwa pelayanan mereka besar dan kecil adalah bagian dari satu gerakan global yang melayani Tuhan Gereja, dalam upaya menolong setiap orang yang merindukan dan mencari firman Tuhan.
Keyakinan semua peserta sama, jika Tuhan yang mendirikan dan menegakkan pelayanan UBS hingga 80 tahun, maka Tuhan pasti yang akan menuntun dan menjaga pelayanan UBS melintasi generasi demi generasi. Tema - A Legacy of Purpose, A Future of Possibility- bergema di sepanjang acara saat perwakilan dari berbagau region-region berbagi dan mengeksplorasi bagaimana kehadiran Alkitab mengubah hidup banyak orang dan mentransformasi banyak komunitas menjadi lebih baik.
FE26 juga ditandai dengan beberapa tonggak penting, termasuk peluncuran The Bible for Tomorrow: A Global Commitment to Future Christian Generations, sebuah deklarasi yang menegaskan kembali komitmen kolektif setiap anggota UBS untuk beradaptasi, berinovasi dan merelevankan pelayanannya agar generasi-generasi baru juga memperoleh kemudahan bertemu dengan Alkitab sebagai sumber iman, hikmat, dan harapan.
Atas kelancaran seluruh acara, UBS mengucapkan terima kasih untuk kerja keras seluruh tim yang mengupayakan FE26 berjalan dengan baik dan lancar. Terkhusus kepada Lembaga Alkitab Indonesia (LAI),
yang keramahannya yang murah hati menjadikan FE26 pengalaman yang luar biasa bagi semua peserta dan dukungan yang luar biasa bagi penyelenggara.
UBS juga mengucapkan terima kasih sekali lagi kepada setiap delegasi, pembicara, sukarelawan, penerjemah, musisi, dan penyelenggara yang telah membantu menjadikan UBS Fellowship Event 2026 di Indonesia sebagai acara yang bermakna dan tak terlupakan. Semoga Tuhan senantiasa membimbing dan menguatkan persekutuan UBS dan anggota-anggotanya dalam melayani Gereja-Nya dan semua orang yang mencari Firman-Nya.
























