Pesan Yosua terakhir sebelum wafat-Nya. Banyak tokoh Alkitab berbuat demikian, seperti Musa, Samuel, Daud. Wejangan terakhir sebelum meninggal, bagaikan surat wasiat untuk mengingatkan generasi yang ditinggalkan, agar tidak melupakan hal-hal yang mendasar. Apa saja?
Pertama, ingatlah semua tindakan TUHAN!. Jangan melupakan sejarah kebaikan TUHAN dalam pengalaman hidup. Sekarang mereka boleh menikmati hidup yang aman dan damai. TUHAN telah mengalahkan semua musuh mereka. Yosua sudah membagikan semua Tanah Perjanjian kepada setiap suku. Kualitas hidup mereka akan menentukan, apakah mereka sungguh akan memiliki tanah itu dan menempatinya dengan aman dan menjadi sejahtera.
Kedua, memelihara dan melakukan semua yang tertulis dalam hukum Musa. Ketaatan kepada Hukum TUHAN akan menentukan kesejahteraan hidup mereka di Tanah Perjanjian. Konkretnya apa? Jangan bercampur dengan suku-suku lain. Apakah mereka diperintahkan untuk menjadi rasis dan anti etnis lain? Oh tidak ! Alasannya lebih bersifat keagamaan. Pergaulan dan perkawinan dengan suku-suku lain akan membawa Israel untuk mengakui, menyembah dan melayani ilah-ilah mereka. Itulah bahaya dan godaan abadi bangsa Israel. Kalau mereka tidak bersikap tegas, suku-suku itu akan menjadi “perangkap dan jerat”: siap menangkap mereka ke dalam jaringan berhala dan tingkah-laku tercela. Ini pertanyaan yang relevan buat kita: sejauh mana Umat TUHAN berani untuk “tampil beda” di zaman global yang ingin menyeragamkan semua hal? Ataukah: kita sekedar mengikuti arus zaman dan gaya hidup serta nilai-nilai yang ditawarkan dunia sekarang?
Ketiga, percaya bahwa TUHAN setia menepati janji-janji-Nya! Yosua mengajak Israel dan kita untuk yakin bahwa semua janji TUHAN pasti akan terjadi. Apa dasar keyakinan itu? Tidak lain dari semua kebaikan yang sudah TUHAN lakukan di masa lampau. Semuanya sudah digenapi. Tidak satupun yang tidak terpenuhi! Oleh karena itu, wasiat Yosua ini berakhir lagi dengan ajakan untuk setia. Jangan pernah melangkahi perjanjian. Penyembahan berhala pasti akan mendatangkan murka TUHAN dan kebinasaan manusia.
Salam Alkitab Untuk Semua