Sahabat Alkitab, merupakan sesuatu yang mudah untuk berkata tentang apa itu benar dan apa itu adil. Kemudian, sangat mudah juga bagi manusia untuk mengungkapkan keinginan berubah menjadi lebih baik dan mewujudkan sikap hidup yang tulus terhadap sesama. Persoalannya adalah nilai kebenaran di dalam Tuhan bukanlah sesuatu yang cukup untuk diucapkan dan bukan pula sekadar konsep. Kebenaran di dalam Tuhan merupakan sikap hidup, tindakan yang nyata dan konsisten dalam seluruh situasi-kondisi kehidupan. Dan, inilah bagian dalam hidup beriman kepada TUHAN yang membutuhkan keteguhan sikap dan komitmen, yaitu mewujudkan kebenaran.
Kebenaran itu pula lah yang akan membedakan nilai iman kita pada waktu penilaian Ilahi terjadi. Ayat 10 telah memberikan gambaran yang cukup lugas dan tegas terkait hal tersebut bahwa,”Banyak orang akan disucikan dan dimurnikan dan diuji, tetapi orang fasik akan berlaku fasik; tidak seorang pun dari orang fasik itu akan memahaminya, tetapi orang-orang bijaksana akan memahaminya.” Hal ini berarti nilai kebenaran menjadi sesuatu yang sangat penting untuk diwujudkan dan menjadi penentu apakah seseorang dapat dikategorikan sebagai pengikut TUHAN yang sejati atau palsu.
Sahabat Alkitab, setiap kita memiliki piliha dalam menjalani kehidupan. Kebenaran dan keadilan bukanlah kata-kata, melainkan pilihan dalam keutuhan komitmen dan konsistensi sebagai pengikut TUHAN yang setia. Setiap kita pun mendapatkan tawaran, Apakah anda mau mempertahankan kebenaran dan keadilan serta mewujudkannya sebagai bentuk iman kepada TUHA? Atau, kita masih terlalu nyaman untuk berkata, “Aku mau berlaku adil dan benar!” meskipun kita tahu bahwa hal tersebut tidak akan kita lakukan.
Salam Alkitab Untuk Semua