Saat hidup terhimpit dengan berbagai tantangan dan pergumulan, kita tahu bahwa hanya Tuhan yang dapat mengerjakan pembebasan serta pemulihan. Satu hal yang kita harus sadari adalah cara Allah merajut pertolongan serta pembebasan-Nya sesungguhnya berada dalam area yang melampaui keterbatasan pikiran kita sebagai manusia. Sungguh tidak terduga, tetapi terajut dengan begitu indah dan tepat pada waktunya.
Siapa yang mengira bahwa jalan pembebasan bagi bangsa Yehuda untuk pulang dari pembuangan justru datang dari tokoh yang tidak terduga. Seorang raja dari asing yaitu Kores, justru dipilih Allah sebagai alat untuk membebaskan umat-Nya dari tanah pembuangan. Secara historis memang Kores memimpin Persia untuk menaklukkan Kerajaan Babel pada tahun 539 SM (Sebelum Masehi). Namun rupanya itu bukanlah jalinan sejarah yang terjadi begitu saja, melainkan bagian dari rencana Allah untuk umat-Nya. Allah menunjukkan kedaulatan-Nya kepada semesta. Hal ini dilakukan Allah agar seluruh dunia tahu bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan yang sejati. Kores adalah alat dalam jalinan rencana Allah tersebut untuk mewartakan kesaksian kosmis tentang kuasa-Nya.
Tuhan hendak mengatakan kepada Yehuda bahwa dibalik bayang-bayang peristiwa yang paling kelam sekalipun, ada tangan Allah yang sedang bekerja mendatangkan kebaikan. Maka kiranya langkah kaki kita pun dapat diteguhkan kembali. Mungkin kita tengah berada dalam situasi yang sangat berat dan seolah tanpa harapan. Namun janganlah putus harapan karena Allah tidak berdiam diri. Ia tengah menenun karya-karya baik untuk menghadirkan pembebasan dan kebaikan bagi kita. Lihatlah Ia datang menolong kita bahkan dengan cara yang paling tidak terduga sekalipun. Jangan batasi karya-Nya dengan bayangan dan ekspektasi kita yang terbatas.

























