Saat melihat orang lain begitu mempercayai kita dan berjuang demi kita rasanya sangat melegakan. Apalagi saat hal tersebut terjadi dalam masa-masa keterpurukan yang sedang kita alami. Inilah yang mungkin hendak ditunjukkan oleh perikop kita pada saat ini. Bangsa Yehuda telah begitu lama merasakan penderitaan dan keterasingan dari tanah leluhur mereka. Dalam kesesakan tersebut rupanya umat mendapatkan penguatan melalui apa yang Tuhan janjikan dan kerjakan. Allah begitu aktif bertindak dan bergerak untuk menyelamatkan umat-Nya.
Pada ayat 1-2, berisi janji Allah untuk memulihkan kembali kondisi umat-Nya. Yerusalem akan dipulihkan. Keselamatan akan dinyatakan dan Yerusalem akan bersinar terang seperti suluh. Kondisi ini menunjukkan isi hati Allah yang berinisiatif lebih dahulu untuk memulihkan manusia. Ia menyatakan kasih-Nya terlebih dahulu kepada umat. Karena terang yang dipancarkan itulah bangsa-bangsa akan melihat umat-Nya. Identitas umat diteguhkan kembali bahkan mendapatkan identitas yang baru. Sebagai tanda bahwa apa yang dahulu dilakukan umat dan mendatangkan duka telah sama sekali berlalu. Allah kembali berkenan kepada Israel.
Allah sendiri akan menjaga kota yang telah kembali ditegakkannya. Pengintai-pengintai ditempatkan di sekeliling kota dan setiap saat. Jika keselamatan itu telah datang dan dikerjakan oleh Allah sendiri, maka peran umat adalah dengan menyambut-Nya sepenuh hati, membangun pengharapan, serta hidup seturut kehendak-Nya.
Sahabat Alkitab, betapa kita berbahagia bila mengingat kembali kenyataan iman bahwa rupanya dalam kehidupan ini Tuhan lah yang berperan teramat besar dan mengambil bagian terberat dari setiap masalah yang kita hadapi. Maka dari itu tetaplah berjalan mengarungi dunia yang penuh dengan berbagai tantangan dan pergumulan ini. Janganlah menyerah walau apapun yang terjadi dalam kehidupan kita.

























