Penulis Ibrani mengangkat kembali kisah dari Kejadian 14:17-20 yaitu ketika Abram memberikan sepersepuluh dari hasil rampasan perangnya kepada Melkisedek. Abram merasa bahwa Melkisedek itu layak menerima persembahannya karena Melkisedek adalah imam Allah Yang Mahatinggi dan telah memberkatinya.
Sahabat Alkitab, Abram adalah seorang yang besar namun ia sendiri mau berbagi keberhasilan kepada seseorang yang pasti dianggapnya lebih besar dari dirinya. Persembahan Abram kepada Melkisedek menjadi awal dari persembahan persepuluhan yang dilakukan oleh umat Israel kepada Allah dan oleh kita hari ini. Allah adalah Pribadi yang pertama-tama dan satu-satunya yang menjadi tujuan kita mempersembahkan keberhasilan yang telah kita raih. Mengapa? Sebab Allah yang telah memberikannya kepada kita. Ia memberikan karunia, kemampuan, kekuatan, hikmat, dan segala sesuatu yang kita butuhkan untuk meraih itu. Selanjutnya kepada orang-orang yang kita kasihi dan siapa pun yang turut serta memberikan dukungannya kepada kita. Mereka pantas juga untuk menikmati keberhasilan itu dan turut berbahagia bersama dengan kita. Dengan sebuah kesadaran bahwa tidak ada satu pun yang dapat kita raih tanpa mendapatkan pertolongan dari orang lain. Itu pun juga adalah bagian dari berkat Allah.
Mari berbagi berkat atas keberhasilan kita karena Allah memberikannya bukan untuk kita rasakan sendiri.
Salam Alkitab Untuk Semua