Merengkuh Ketidakpastian, Merayakan Cinta Kasih Tuhan

Renungan Harian | 17 Apr 2026

Merengkuh Ketidakpastian, Merayakan Cinta Kasih Tuhan

Seorang bijak pernah berujar bahwa satu-satunya kepastian dalam kehidupan manusia adalah ketidakpastian itu sendiri. Meskipun manusia terlahir dengan akal budi yang dapat membuat antisipasi-antisipasi atas masa depan, pada akhirnya kita tetaplah makhluk yang memiliki keterbatasan untuk memprediksi dengan pasti apa yang akan terjadi di masa mendatang. Hal baik atau buruk, menyenangkan atau menyedihkan, sehat atau sakit, memiliki peluang yang sama untuk terjadi. Maka pertanyaan yang tepat untuk direfleksikan adalah bukan tentang bagaimana kita bisa memprediksi dengan tepat masa depan tersebut, melainkan bagaimana menyikapi ketidakpastian kehidupan. 

 

Pada hari ini kita akan melihat didikan sang pengkhotbah ihwal sikap yang tepat dalam ketidakpastian kehidupan. Secara garis besar ia melihat bahwa ketidakpastian hidup memang mengandung risiko, tetapi pada saat yang sama membuat kesempatan untuk mewujudkan kehidupan yang lebih bermakna. Melalui ayat 1, ia hendak menegaskan bahwa hidup pada akhirnya harus dipandang sebagai sebuah kesempatan yang harus dimanfaatkan dengan baik dan bijak. Ketidakpastian hidup jangan direspons dengan cara yang bodoh, yaitu hanya menunggu dan berpangku tangan, atau dalam istilah yang lebih populer “pasrah pada nasib.” Pengkhotbah menganjurkan untuk merespons ketidakpastian itu dengan mengobarkan semangat dan kepercayaan untuk menghadapi ketidakpastian dengan iman bersama Tuhan. 

 

Kebijaksanaan hidup tersebut dapat dicapai jika seseorang telah berhasil untuk keluar dari ketakutan akan ketidakpastian hidup. Padahal dalam kejernihan hati kita akan dapat melihat bahwa ada hal-hal yang tidak dapat kita kontrol, tetapi ada hal-hal tertentu yang dapat kita kontrol. Disinilah kita berjuang yakni mempersiapkan dengan sebaik-baiknya apa yang bisa kita kontrol dan kendalikan. Mereka yang terlalu takut untuk melangkah dan hanya menunggu kondisi yang ideal, tidak akan pernah bertindak dan beranjak. Setelah itu pengkhotbah menutup nasihatnya agar setiap orang dengan berani merayakan kehidupan yang penuh dengan misteri ini. Sehingga alih-alih berspekulasi tentang masa depan dan selalu mengharapkan kepastian, kita dituntun untuk hadir di masa kini serta mengerjakan apa yang bisa kita kerjakan. Nikmatilah kehidupan yang dianugerahkan Allah, semua itu dapat terjadi saat kita benar-benar hadir di masa kini. 

 

Rasanya nasihat pengkhotbah pada saat ini betul-betul menyentuh batin kita yang tengah berdiam dalam dunia yang dilanda dengan aneka tantangan dan pergumulan. Selalu ada hal-hal tertentu yang terjadi di dunia yang dapat menghadirkan kecemasan dan ketakutan dalam hidup kita. Mulai dari situasi global, nasib negara kita, sampai kepada ancaman atas kehidupan pribadi kita masing-masing. Kenaikan harga bahan pokok, ketidakpastian iklim investasi, hingga nasib dari tempat kerja kita masing-masing adalah beberapa contoh yang sungguh nyata kita hadapi. Allah mengingatkan kita untuk tetap melangkah dan merayakan kehidupan yang memang penuh dengan misteri dan ketidakpastian. Ia mengajak kita untuk sungguh-sungguh hadir di masa kini dan melihat kebaikan-Nya yang terjadi saat ini juga. Dunia boleh bergejolak, tetapi bukankah angin lembut itu selalu berhembus menyeka keringat yang membasahi dahi serta menyejukkan jiwa yang lelah. Dalam angin lembut itu nyatalah sapaan dan pemeliharaan Tuhan. Maka ada dua hal yang menjadi kepastian di dunia ini, yaitu ketidakpastian kehidupan dan kasih serta penyertaan Tuhan. 

Logo LAILogo Mitra

Lembaga Alkitab Indonesia bertugas untuk menerjemahkan Alkitab dan bagian-bagiannya dari naskah asli ke dalam bahasa Indonesia dan bahasa daerah yang tersebar di seluruh Indonesia.

Kantor Pusat

Jl. Salemba Raya no.12 Jakarta, Indonesia 10430

Telp. (021) 314 28 90

Email: info@alkitab.or.id

Bank Account

Bank BCA Cabang Matraman Jakarta

No Rek 3423 0162 61

Bank Mandiri Cabang Gambir Jakarta

No Rek 1190 0800 0012 6

Bank BNI Cabang Kramat Raya

No Rek 001 053 405 4

Bank BRI Cabang Kramat Raya

No Rek 0335 0100 0281 304

Produk LAI

Tersedia juga di

Logo_ShopeeLogo_TokopediaLogo_LazadaLogo_blibli

Donasi bisa menggunakan

VisaMastercardJCBBCAMandiriBNIBRI

Sosial Media

InstagramFacebookTwitterTiktokYoutube

Download Aplikasi MEMRA


© 2023 Lembaga Alkitab Indonesia