Terlukis di Telapak Tangan Tuhan

Renungan Harian | 11 Jul 2026

Terlukis di Telapak Tangan Tuhan

Bagi bangsa Israel, peristiwa keluaran dari Mesir merupakan kisah besar tentang Allah yang membebaskan umat-Nya. Menariknya, ketika menulis kepada umat yang hidup dalam pembuangan di Babel, Yesaya kembali memakai gambaran serupa. Tuhan berjanji membebaskan para tawanan, menuntun mereka melewati jalan-jalan yang tandus, memberi mereka makan dan minum, serta membawa mereka pulang (ay. 8-13). Para ahli menyebutnya sebagai “Eksodus Baru”, sebuah karya penyelamatan yang menandakan bahwa Allah belum selesai dengan umat-Nya.

 

Namun, tepat di tengah kabar pengharapan itu, terdengar ratapan yang mengejutkan: “TUHAN telah meninggalkan aku, dan Tuhanku telah melupakan aku” (ay. 14). Secara manusiawi, keluhan itu dapat dimengerti. Pembuangan yang panjang membuat mereka sulit melihat bahwa Allah sesungguhnya sedang bekerja. Penderitaan yang berkepanjangan telah membentuk cara pandang mereka, sehingga janji Tuhan terasa lebih jauh daripada kenyataan yang mereka alami.

 

Jawaban Tuhan pun begitu lembut sekaligus menggetarkan, “Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya? …. Kalaupun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau.” Lalu Tuhan menambahkan sebuah metafora yang sangat indah, “Lihatlah, Aku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku” (ay. 16). Dalam budaya Timur Dekat Kuno, tanda pada tangan dapat melambangkan identitas atau kepemilikan. Namun di sini gambaran itu dibalik. Bukan manusia yang menandai dirinya sebagai milik Allah, melainkan Allah sendiri yang menyatakan bahwa umat-Nya selalu ada dalam ingatan dan perhatian-Nya.

 

Sahabat Alkitab, ada saat-saat ketika hidup membuat kita sulit melihat karya Tuhan. Doa terasa belum terjawab, jalan keluar belum tampak, dan kita mulai bertanya apakah Tuhan masih mengingat kita. Yesaya 49 mengingatkan bahwa apa yang kita rasakan tidak selalu menggambarkan apa yang sedang Tuhan kerjakan. Bahkan ketika umat merasa ditinggalkan, Allah sedang menyiapkan pemulihan bagi mereka. Demikian pula dalam hidup kita. Di balik proses yang belum kita pahami, Tuhan tetap bekerja dengan setia. Sebab kita tidak pernah keluar dari perhatian-Nya; hidup kita telah terlukis di telapak tangan-Nya, dan tangan yang sama itulah yang terus menuntun kita menuju penggenapan janji-Nya.

Logo LAILogo Mitra

Lembaga Alkitab Indonesia bertugas untuk menerjemahkan Alkitab dan bagian-bagiannya dari naskah asli ke dalam bahasa Indonesia dan bahasa daerah yang tersebar di seluruh Indonesia.

Kantor Pusat

Jl. Salemba Raya no.12 Jakarta, Indonesia 10430

Telp. (021) 314 28 90

Email: info@alkitab.or.id

Bank Account

Bank BCA Cabang Matraman Jakarta

No Rek 3423 0162 61

Bank Mandiri Cabang Gambir Jakarta

No Rek 1190 0800 0012 6

Bank BNI Cabang Kramat Raya

No Rek 001 053 405 4

Bank BRI Cabang Kramat Raya

No Rek 0335 0100 0281 304

Produk LAI

Tersedia juga di

Logo_ShopeeLogo_TokopediaLogo_LazadaLogo_blibli

Donasi bisa menggunakan

VisaMastercardJCBBCAMandiriBNIBRI

Sosial Media

InstagramFacebookTwitterTiktokYoutube

Download Aplikasi MEMRA


© 2023 Lembaga Alkitab Indonesia