Penghormatan kita kepada Allah dapat diekspresikan dengan berbagai cara. Mungkin dengan disiplin doa yang teratur, ibadah yang kita hadiri dengan sungguh, atau bahkan melalui sikap serta pakaian yang kita kenakan pada saat menghadap Tuhan dalam sebuah ibadah. Inilah yang hendak disampaikan kepada umat saat Tuhan memerintahkan para imam untuk menggunakan pakaian khusus saat memimpin ritual-ritual keagamaan.
Pakaian khusus yang digunakan oleh imam bermakna bahwa orang tersebut dilayakkan untuk menjadi seorang pelayan Allah. Pakaian khusus tersebut memiliki tujuan dan fungsi yang sangat penting dalam konteks ibadah dan pelayanan kepada Tuhan. Salah satunya ialah untuk menguduskan imam dalam menjalankan tugas pelayanan di hadapan Tuhan. Dalam Keluaran 28:2, istilah yang digunakan untuk pakaian tersebut adalah "perhiasan kemuliaan". Sebutan ini bukan sekedar untuk menunjukkan keindahan desain pakaian tersebut, melainkan juga hendak menegaskan status dan tanggung jawab para imam sebagai wakil Tuhan. Pakaian imam juga memberikan identitas yang membedakan mereka dari umat biasa, yakni sebagai mediator antara Tuhan dan umat-Nya. Selain itu dengan mengenakan pakaian yang sesuai, para imam menunjukkan rasa hormat dan kesungguhan dalam melayani Tuhan.
Sahabat Alkitab, melalui teks hari ini kita diajarkan tentang pentingnya menghormati Tuhan dalam segala aspek kehidupan. Bahkan dengan pakaian, gesture, atau dengan kata lain tampilan-tampilan fisik pun dapat menjadi cara kita mengungkapkan penghormatan kepada Tuhan. Dengan demikian cara kita berpakaian dan bersikap dalam beribadah juga mewakili ekspresi di atas. Namun jangan salah mengartikan bahwa apa yang tampak di luar merupakan segala-galanya dalam relasi dengan Allah, karena apa yang tampak tersebut hanyalah representasi tentang apa yang sungguh-sungguh dihayati di dalam jiwa kita.