Setia Sampai Akhir

Renungan Harian | 23 Jan 2026

Setia Sampai Akhir

Dalam relasi suami dan istri, kesetiaan tidak dibentuk dalam momen-momen istimewa saja, melainkan dalam hari-hari biasa yang kerap melelahkan. Rutinitas, tekanan ekonomi, perbedaan cara berpikir, dan komunikasi yang tak selalu lancar perlahan menguji komitmen. Pada titik tertentu, cinta bukan hanya soal perasaan yang hangat, melainkan tentang kesediaan untuk tetap hadir, mendengarkan, menopang, dan bertahan, bahkan ketika relasi terasa rapuh. Kesetiaan, pada akhirnya, adalah keputusan untuk tidak pergi.

 

Mazmur 145:14-20 menghadirkan gambaran Allah yang setia dengan cara yang sangat konkret. Pemazmur tidak hanya memuji kebesaran Allah, tetapi menggambarkan tindakan-Nya bagi manusia. Tuhan menopang yang jatuh dan menegakkan yang tertunduk, memberi makan pada waktunya, membuka tangan-Nya dan memuaskan kebutuhan makhluk hidup. Ia digambarkan dekat dengan mereka yang berseru, mendengarkan jeritan umat-Nya, dan menjaga mereka yang mengasihi-Nya. Kesetiaan Allah tidak berhenti pada janji, melainkan hadir dalam tindakan yang terus-menerus.

 

Kesetiaan Allah ini tidak hanya dialami secara pribadi, tetapi dirayakan bersama. Pujian dalam Mazmur 145 bergerak dari suara pemazmur menuju suara umat, bahkan seluruh ciptaan. Puncaknya, “segala makhluk” memuji nama Tuhan untuk selama-lamanya (ay. 21). Pujian lahir bukan karena hidup bebas dari masalah, melainkan karena Allah tetap bekerja di tengah keterbatasan manusia. Ia adalah Raja yang setia, yang tidak meninggalkan umat-Nya di tengah ketidakpastian zaman.

 

Sahabat Alkitab, di tengah realitas keluarga Kristen hari ini, seperti: tekanan ekonomi, kelelahan emosional, dan tantangan komunikasi, Mazmur ini mengajak kita belajar setia sesuai dengan cara Allah setia. Relasi dengan Tuhan menjadi sumber kekuatan untuk bertahan dalam relasi dengan pasangan dan sesama. Dari Allah yang menopang kita, kita belajar menopang pasangan dan keluarga. Dari Allah yang setia sampai akhir, kita belajar menghidupi kesetiaan dalam hal-hal sederhana setiap hari. Sehingga iman tidak hanya diucapkan, tetapi dijalani.

Logo LAILogo Mitra

Lembaga Alkitab Indonesia bertugas untuk menerjemahkan Alkitab dan bagian-bagiannya dari naskah asli ke dalam bahasa Indonesia dan bahasa daerah yang tersebar di seluruh Indonesia.

Kantor Pusat

Jl. Salemba Raya no.12 Jakarta, Indonesia 10430

Telp. (021) 314 28 90

Email: info@alkitab.or.id

Bank Account

Bank BCA Cabang Matraman Jakarta

No Rek 3423 0162 61

Bank Mandiri Cabang Gambir Jakarta

No Rek 1190 0800 0012 6

Bank BNI Cabang Kramat Raya

No Rek 001 053 405 4

Bank BRI Cabang Kramat Raya

No Rek 0335 0100 0281 304

Produk LAI

Tersedia juga di

Logo_ShopeeLogo_TokopediaLogo_LazadaLogo_blibli

Donasi bisa menggunakan

VisaMastercardJCBBCAMandiriBNIBRI

Sosial Media

InstagramFacebookTwitterTiktokYoutube

Download Aplikasi MEMRA


© 2023 Lembaga Alkitab Indonesia